Sunday, November 19, 2017

Selasa Depan Seminar Pra Sidang

Assalamu'alaikum,

Huaa sudah jarang ngepost... Padahal banyak banget yang mau aku tulis, dari nikahan sahabat tersayang, serunya berlayar dan ngajar di pulau bareng KIJP (Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau), dan ikutan workshop merangkai bunga...
Nanti yah semoga sempet aku tulis :))
Yup2, bismillaah in syaa Allah Selasa depan aku akan seminar pra sidang alias review tesis...
Mohon doanya ya semua...
Mohon maaf juga kalau ada salah soalnya bisa jadi dosa yg aku perbuat yg akan menghambat kelancaran segala urusan aku... 
Semoga studinya bisa segera lulus, ilmunya berkah, aamiin :)

Thursday, November 16, 2017

Saat Hujan Menemani

Hari ini cerah
Ya, awalnya
Kemudian
Mendung
Hujan
Hari ini aku menulis
Jari-jemariku menari di atas keyboard laptop
Aku berada di  depan jendela kaca besar
Hujan tidak pernah gagal
Tidak pernah gagal membuatku tersenyum
Aku suka sekali
Kali ini meski mungkin hatiku berair
Di depan mataku
Ada pemandangan danau yang menghampar
Airnya beriak terkena tetesan air hujan
Jendela kaca dipenuhi titik-titik air
Aku suka
Suka sekali
Kalau saja aku punya kesempatan bermain di bawah hujan
Ah aku mau sekali
Bukan hanya kali ini
Hujan menemani
Bukan hanya di waktu kini
Hujan menemani
Bukan karena aku senang
Hujan menemani
Bukan
Justru hujan datang di waktu yang tepat
Saat hatiku mungkin butuh teman
Saat semua terasa begitu sepi
Terima kasih telah menemaniku
Hujan


Saturday, October 28, 2017

Ketika Ada yang Menjauh???

Assalamu'alaikum,
Sebenernya lagi bingung kenapa ada orang yang tiba-tiba menjauh. Apa ini cuma perasaan aku aja ataukah emang ada sesuatu... Aku coba introspeksi diri, apakah aku ada salah atau pernah menyakiti orang tersebut...
Ya, sebenernya sedih banget sih karena aku tau sebenernya dia temen yang baik dan asik bangeeet... Masa setiap dia sadar aku ada di sebelahnya dia langsung pergi, setiap aku sapa dia nunduk dan suaranya jadi pelan... Aku komentar tapi g dibales juga :"( Terus g pernah sapa aku duluan lagi... Yasudah kita lihat progressnya saja ya mungkin hanya karena kesibukan dan mungkin ada hal yang lagi dia pikirkan...
Ya klo memang bermaksud menjauh karena g nyaman temenan sama aku, aku hargai keputusan itu...
 *wahai teman yang masih dan tetap aku anggap baik :")

Bertambah Dewasa???

Assalamu'alaikum,

Yup kali ini kita akan bahas tentang "dewasa". Dewasa yang akan dibahas kali ini bukan dari umur tapi pemikiran... Ya meskipun g dipungkiri umur jadi salah satu faktor yang bisa bikin pikiran berubah dewasa juga...
Aku ngerasain semakin ke sini, cara pandang aku akan sesuatu dan cara aku menghadapi masalah semakin berubah...
Awalnya, aku orang yang belum stabil secara emosi, bisa nangis sesenggukan tiba-tiba klo lagi sedih g peduli aku lagi di mana, kadang di keramaian pun...
Sekarang kebiasan itu sudah mulai berubah, aku g hanya peduli sama diri sendiri tapi aku juga mulai bisa menempatkan diri. Aku ini hidup g sendiri, aku ini hidup bukan hanya untuk memikirkan perasaan diri sendiri tapi ada perasaan orang lain yang akan terlibat jika aku berekspresi...
Klo aku sedih dan tiba-tiba nangis di keramaian apa orang lain g jadi khawatir? Apalagi orang-orang terdekat...
Ada kesedihan-kesedihan yang bisa dikelola atau dikontrol sehingga orang lain g perlu merasakan kesedihan juga.... Aku juga sudah mulai belajar untuk memaafkan dan merelakan, berdamai dengan masa lalu itu lebih menenangkan... Tetap bersilaturrahim dengan semua orang tanpa terkecuali itu membahagiakan, kita g perlu pilih-pilih, biarlah yang sudah berlalu...
Aku ingin semuanya baik-baik saja...
G semua orang suka sama kita, tapi bagi aku yang terpenting adalah aku g boleh jahat sama orang...
Bagi aku perubahan menjadi "dewasa" ini g luput dari bantuan Allah... Allah selalu punya cara yang paling baik untuk menjaga hambaNya, Allah bisa saja menjadikan itik buruk rupa jadi angsa yang elegan. Mudah bagi Allah menjadikan hati yang awalnya benar-benar lemah dan patah menjadi hati yang kuat seperti baja.
Bertambah "dewasa" juga bicara ketenangan dalam menghadapi sesuatu... Bukan cuma panik dan bingung tapi gimana memikirkan jalan keluarnya dan g main menyalahkan orang lain...
Harus instrospeksi...
Udah ah segini aja ya tulisannya... Sebenernya lagi tiba-tiba pengen nulis aja...
Bismillaah semoga jadi pribadi yang lebih baik...
*Maafkan klo tulisannya bersifat sangat personal, semoga berkenan.

Monday, October 16, 2017

Jerman Mengingatkanku pada ....

Assalamu'alaikum,

Wah udah jam setengah 2 pagi nih, belum bisa tidur...
Tadi abis liat foto-foto pemandangan musim gugur di IG. Eh pas banget lokasinya ternyata di Jerman, tulisannya sih di kota Köln... Sebenernya klo inget Jerman itu serasa ada sesuatu yang hanya perlu dikenang, disimpan rapi. Ada kenangan yang g perlu muncul ke permukaan. Selama ini, banyak puisi-puisi aku yang berkaitan dengan Jerman, itu aku klo merem bayangin lagi ada di salah satu tempat di Jerman abis itu bisa lancar nulisnya. Ya, Jerman jadi salah satu inspirasi aku nulis puisi. Aku pernah nulis tentang hasrat aku merasakan musim gugur di Jerman, rasa jatuh cinta aku sama salju di Jerman, tentang orang yang lagi kedinginan di Jerman, tentang kota ramai di Jerman tapi serasa sepi karena jauh dari tanah air dan sebagainya....
Aku masih sedih sih belum bisa ke Jerman sampai saat ini, tapi klo ke Jerman pun aku g tau apakah akan bahagia atau justru tambah sedih...
Memang ada orang-orang berjasa yang ingin aku kunjungi di sana tapi ada juga orang yang pengen aku temui tapi sebaiknya g usah, ya gpp g usah aja...
Kadang sedih juga ya ketika punya impian tapi sebenernya kita udah sama sekali g bisa mewujudkannya...
Bukan karena kita g usaha, bukan...
Namun, memang sudah jalannya aja begitu...
Ada sesuatu yang sudah terjadi dan g bisa kita ubah....
Kebahagiaan itu bukan hanya tentang "aku". Harusnya kebahagiaan orang lain juga jadi kebahagiaan "aku".

Melewatkan Musim Gugur

Sejak tahun lalu
Aku bercita-cita menjumpai musim gugur
Musim dengan warna-warni cantik mendominasi
Aku kagum dengan suasananya
Meskipun kata orang, dingin mulai menusuk
Aku selalu rindu berjumpa musim gugur
Berjalan di atas daun-daun yang terhampar bak permadani
Musim yang ingin kudekap
Musim yang belum pernah terjamah olehku
Namun, sayangnya tahun ini aku tetap melewatkannya
Mungkin aku memang belum diizinkan bertemu dengannya
Mungkin aku masih harus sedikit bersabar
Mungkin aku harus menunggu kamu 
Agar selanjutnya, aku tak lagi
Melewatkan musim gugur

Friday, October 13, 2017

Catatan Dini Hari

Assalamu'alaikum,
Hmmm, sepertinya ini blog udah mulai beralih fungsi jadi diary, hahahaha...
Alarm bunyi jam 3 terus sampe sekarang jam 4 belum bisa tidur lagi...
Kadang merenung sih, mikir tentang masa depan, mikir setelah selesai kuliah mau ngapain, sejujurnya mau liburan sih tapi ya masa liburan doang, abis itu mau ngapain coba? Pengennya bisa kerja sosial di Jerman sebenernya cuma ya belum ada respons positif dari Träger di Jerman, lagi pula mama maunya aku segera menikah, ya aku juga mau kali tapi klo belum ada calonnya ya masa mau dipaksain, ke Jerman dulu gpp kali mah....
Pengen gitu me time, jalan-jalan santai aja sambil bawa slr, jeprat-jepret, pengen juga ngerasain bisa paralayang di pegunungan, ya meskipun klo ada teman hidup mungkin akan lebih menyenangkan sih...
Hmmm lagi pula, aku tau sih dalam islam wanita itu sebaiknya ditemani mahram saat berpergian, menjaga dari fitnah juga...
Well, rencana sudah disusun, persiapan sudah dijalankan sebenarnya... Di atas semua usaha dan doaku selama ini, ada Allah Yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu... Aku akan kembalikan semuanya kepada Allah, semuanya...
Izinkan aku ke Jerman ya Allah, tanpa atau dengan mahram terserah Allah aja...
Karena sesungguhnya ke suatu negara itu bukan hanya masalah finansial dan waktu tapi ada takdir Allah yang memegang peranan penting:).

Wednesday, October 11, 2017

Atau Aku yang Kurang Peka?

Assalamu'alaikum,
Ini hanya pikiran acak aku aja yang tiba-tiba muncul di dini hari begini. Tetiba aja kepikiran, jangan-jangan bukannya g ada seseorang yang care di sekitar tapi akunya aja yang kurang peka. Ya bisa jadi sih, akhir-akhir ini emang udah g aktif di FB dan Twitter, aku g unduh aplikasinya di hp aku... Baru ngecek FB lagi setelah ada kompetisi gitu deh berkaitan dengan Jerman...
Ternyata banyak friend request juga... Ya sebenernya emang udah males klo di add sama lawan jenis yang aku g kenal, biasanya langsung aku "x".
Memencet tombol "x" juga ternyata g semudah itu alias ini jari suka salah tekan jadilah malah confirm atau sebenernya mau liat dulu profilenya siapa tau kenal eh malah "konfirmasi" dan jadi friend. Asli deh sekarang lagi belajar untuk g temenan sama lawan jenis di media sosial buat bentengin diri aja. So maaf ya emang sengaja g aku accept klo yg g kenal.
Ya mungkin benteng yang aku buat sendiri di sekeliling aku terlalu tebel dan kuat kali ya. Jangan coba-coba mendekat, aku butuh yang bisa dobrak.
Aku tuh bukan orang yang nyaman kenalan di sosial media, di dunia nyata juga ngga sih... Aku bukan tipe yang bisa dikenal-kenalin gitu... Klo ada yang g jelas deketin, aku bisa kabur...
Aku cuma bisa ngobrol banyak sama lawan jenis kalau memang ada urusan yang perlu dibahas, selebihnya kya udah males aja gitu ngobrol g jelas...
Aku ngga menyesal sih membuat benteng di sekitar aku, aku orangnya baperan karena emang g biasa deket sama lawan jenis, daripada baper mending g usah deket sama sekali..
Menjaga hati tentu lebih baik.
*Klo mau serius langsung dateng ajalah ke rumah temuin mama papa, sekian.

Monday, October 9, 2017

Menata Hati

Aku yang pernah terluka
Berkali-kali jatuh
Lukanya berbeda-beda
Ada yang menganga
Ada yang perlu dijahit
Dan ada pula yang nyaris tak bisa sembuh
Aku yang pernah menangis
Saat kujumpai kamu dan dia dalam foto yang beredar
Saat kamu memilih wanita lain
Aku yang pernah hampa
Senyum tak ada
Tapi kini aku beranjak sembuh
Kukerahkan seluruh tenagaku untuk memaafkan masa lalu
Ku melangkah perlahan tapi pasti
Meninggalkan kenangan manis dan pahit yang telah bercampur aduk
Aku bahagia pernah memiliki masa lalu yang membuatku belajar
Menata hati
Memaafkan
Menerima
Dan akhirnya 
Tersenyum

Ketidaksempurnaan

Kamu mungkin memang tak setampan pangeran yang ada dalam kisah dongeng 1001 malam
Kamu juga tak segagah panglima perang dalam film L*ord of The Ri*gs
Kamu tak tinggal di benteng kokoh nan megah di atas bukit
Kamu mungkin tak berani dengan kecoa terbang
Kamu bukan ensiklopedia berjalan
Kamu bukan si jago kungfu
Kamu bisa jadi orang yang penakut
Dan masih banyak ketidaksempurnaan lain melekat pada dirimu
Meski begitu, izinkan aku menerima ketidaksempurnaanmu yang akan menyempurnakan hidupku
*Puisi ini hanyalah fiktif belaka atau kalau boleh dibilang hanya imajinasi penulis
*Tidak mengarah ke seseorang